Wakil Gubernur Riau Terima Audiensi DPW Hidayatullah Riau

On Januari 09, 2023


PEKANBARU -
Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution didampingi Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Zulkifli Syukur menerima Audiensi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Hidayatullah Riau di Kediaman, Senin (9/1/2023).

Audiensi tersebut bertujuan mengundang sekaligus menyampaikan bahwa nantinya DPW Hidayatullah Riau akan menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan seminar nasional yang akan melibatkan para dai-dai yang ada di Provinsi Riau.

"Tentu kita berharap dengan apa yang dilaksanakan nantinya bisa membuahkan hasil yang bagus dalam memberikan pemahaman-pemahaman terhadap dai-dai yang memberikan pendidikan atau pemahaman kepada masyarakat tentang ilmu agama", ujar Wagubri.

Wagubri Edy Nasution juga menyampaikan bahwa keberadaan organisasi keagamaan harus dirasakan oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat, karena meningkatkan kesadaran masyarakat seperti berzakat dan lain sebagainya merupakan tanggung jawab bersama, baik Pemerintah maupun ormas-ormas yang ada. 

"Dampak dari meningkatkan kesadaran masyarakat tersebut tentunya kita akan saling memberi manfaat," ungkapnya seperti dinukil dari laman Pemprov Riau.

Ketua DPW Hidayatullah Riau, Suheri Abdullah, mengucapkan terima kasih kepada Wakil Gubernur Riau yang telah menyempatkan waktu dalam kesibukannya untuk menerima audiensi tersebut. 

Suheri mengatakan bahwa secara umum organisasi Hidayatullah sudah termasuk ormas terbesar ketiga setelah NU dan Muhammadiyah.

Ia menceritakan, organisasi ini masuk ke Provinsi Riau tahun 1989, tepatnya di Dumai dengan merintis melalui arahan dari pusat pada masa itu hingga saat ini sudah ada di 8 Kabupaten/Kota se Provinsi Riau. 

"Saat ini juga sudah memiliki 3 pondok pesantren di antaranya Dumai, Pekanbaru, dan Kampar", tambahnya lagi.

Disampaikan Suheri Abdullah, secara umum program utama DPW Hidayatullah Riau ialah tentang dakwah dengan mengusung sebuah program kegiatan pendidikan sebagai upaya untuk melanjutkan estafet sesuai arahan pimpinan pusat. Selain itu juga mengembangkan ekonomi keuangan.

"Dalam menjalankan perannya, DPW Hidayatullah Riau ingin memberi kontribusi sesuai kapasitas yang dimiliki untuk kemajuan umat agar lebih baik, terutama dibidang keagamaan, terutama tarbiyah, dakwah dan ekonomi keuangan", tutupnya.

Daurah Marhalah Wustha se-Sumatera Barat dan Riau

On Agustus 24, 2022


Hidayatullah sebagai ormas Islam terus berkiprah dengan program dakwah, sosial, dan pendidikan. Kader-kader Hidayatullah tersebar hampir di seluruh penjuru Indonesia.

Dalam meningkatkan dan menguatkan peran kader dalam melayani umat, Hidayatullah melakukan upgrading melalui Daurah Marhalah Wustha.

Pelatihan lanjutan atau Daurah Marhalah Wustha yang dibawa Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Riau bertujuan sebagai ikhtiar untuk terus menguatkan layanan keummatan khususnya di kawasan Riau dan Sumatera Barat.

Daurah Marhalah Wustha kali ini bekerjasama dengan Hidayatullah Wilayah Sumatera Barat yang berlangsung selama 4 hari. Dimulai dari Kamis, 25 Agustus 2022 sampai hari Ahad, 28 Agustus 2022, di kantor Aula DPW Wilayah Hidayatullah Riau dan Pondok Pesantren Hidayatullah Pekanbaru.

Peserta Daurah Marhalah Wustha ini berjumlah 30 orang, berasal dari daerah-daerah yang ada di Provinsi Riau dan Sumatera Barat.

Hadir sebagai pemateri yaitu Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Ust. Hamim Thohari; Kepala Bidang Tarbiyah DPP Hidayatullah Ust. Ir. Abu A’la Abdullah, Anggota Dewan Murobbi Pusat Ust. Sholih Hasyim; dan Ketua Departemen Perkaderan DPP Ust. Muhammad Shaleh Utsman S.S, M.I.Kom.

“Setelah kegiatan Daurah Marhalah Wustha se-Sumbari ini, para peserta diharuskan memperdalam materi di Halaqah Wustha dan mengimplementasikan pada kehidupan sehari-hari,” ujar Muhammad Shaleh Utsman. Daurah Marhalah Wustha ini ditutup dengan olahraga futsal bersama.*

Sumber: Hidayatullah.or.id

Hidayatullah Riau Siap Sinergi dengan Pemerintah Wujudkan Visi 2025

On Januari 29, 2022


Organisasi Hidayatullah Riau diharapkan dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk mewujudkan Visi Riau tahun 2025, yakni Terwujudnya Provinsi Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu dalam Lingkungan Masyarakat yang Agamis, Sejahtera Lahir dan Batin di Asia Tenggara

Hal tersebut disampaikan Asisten I Setdaprov Riau, Masrul Kasmy, saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Hidayatullah Riau di Aula Pustaka Wilayah (Puswil) Soeman HS, Sabtu, 27 Jumadil Akhir (29/1/2022).

Dalam menjalankan roda pemerintahan, tentu semua komponen masyarakat harus saling berkolaborasi. Untuk itulah, menurut Masrul, Hidayatullah Riau sebagai Ormas Islam di Riau memiliki peran penting dalam mewujudkan Visi Riau 2025, terutama ikut serta menciptakan lingkungan yang agamis, sejahtera lahir dan bathin.

“Melalui Rakerwil saya harap semoga dapat membantu pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, beriman dan berdaya saing,” harapnya seperti dinukil dari Media Center Humas Pemprov Riau.

Adapun tema yang diangkat dalam Rakerwil kali ini yakni: “Membangun Masyarakat Madani Menuju Riau Riau Bermartabat.”

Melalui tema tersebut, Masrul berharap terjadinya peningkatan kualitas manusia yang beriman, memiliki daya juang atau spirit untuk mewujudkan cita-cita besar dalam membangun Provinsi Riau kearah yang lebih baik.

“Dengan Rakerwil ini kami berharap akan ada kualitas manusia beriman, memiliki cita-cita besar dalam membangun Riau ke arah lebih baik, dan dapat menghaslilkan gagasan, semangat, program kerja untuk membangun masyarakat madani menuju Riau bermartabat,” ucap Masrul.

Sementara itu, Ketua DPW Hidayatullah Riau, Suheri Abdullah, mengaku bahwa Hidayatullah Riau siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk bersama memajukan Riau dengan menyentuh daerah-daerah pedalaman. Apalagi Hidayatullah Riau bergerak dibidang dakwah, pendidikan, sosial, ekonomi keumatan dan bidang kemanusiaan.

“Apabila melihat Riau yang luasnya kurang lebih 87 ribu km2, tentu ini merupakan tantangan bagi gubernur Riau, dan Hidayatullah siap berkolaborasi,” ucapnya.

Sumber: Hidayatullah.or.id

Santri Hidayatullah Doakan Haluan Riau Terus Mengedukasi

On November 29, 2019


PEKANBARU — Santri di Yayasan Al Fath Kampus Hidayatullah Pekanbaru mendoakan Haluan Riau terus menjadi media yang mengedukasi masyarakat. Harapan terus disampaikan dikala tim media tersebut menyambangi Yayasan Al-Fath Kampus Pondok Pesantren Hiayatullah di Jalan Indera Puri Ujung, Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, dalam sebuah kegiatan bertajuk “Haluan Riau Berbagi”, Jum’at (29/11/2019).

Kedatangan Tim Haluan Riau Berbagi langsung dikoordinir, Pimpinan Perusahaan Haluan Riau, Jeffry dan didampingi Pemimpin Redaksi Haluan Riau, Doni Rahim serta rombongan staff Redaksi Haluan Riau.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Jum’at berjamaah di Masjid Pondok Pesantren Hidayatullah yang berada dalam lingkungan Yayasan Al-Fath, tepat nya di Jalan Indera Puri, RT 03/RW 11, Bencah Lesung, Tenayan Raya.

Kedatangan Tim disambut hangat anak-anak panti. Terlihat mereka sudah memenuhi Masjid dan siap untuk memulai salat Jumat.

Usai salat Jumat, rangkaian kegiatan dimulai. Pimpinan Yayasan Al-Fath HIdayatullah Pekanbaru, Us A Bachtiar AR mengucapkan terimakasih atas kunjungan dari Tim Haluan Riau Berbagi. Dirinya mendoakan, semoga apa yang diberikan dapat menjadi keberkahan tersendiri.

“Alhamdulillah, besarnya rasa terimakasih dari kami tidak bisa kami ucapkan dengan kata-kata lagi. Tentu, kami hanya dapat mendoakan, supaya yang menerima dan yang memberi sama-sama dapat keberkahannya,” kata Bachtiar.

Lalu, dirinya jelaskan bahwa saat ini anak didik panti asuhan itu berjumlah lebih kurang 120 orang. Lokasi binaan nya itu sudah berdiri sejak tahun 1999, yang mana dia lah sebagai pendiri.

“Dibalik perbukitan ini, saya berjuang dan membangun panti. Namun, Alhamdulillah sejak dibangun tahun 1999, sekarang sudah berkembang, ada sekolahnya, ada ponpesnya,” sebutnya.

Namun, saat ini Yayasan Al-Fath masih perlu bantuan dalam mengembangkannya, agar bangunan yang berdiri di lereng perbukitan itu sudah layak dan nyaman untuk anak-anak asuhannya.

“Kami terharu ya, mendapat kunjungan dari bapak-bapak dan ibu-ibu, seperti ini lah kondisi kami, berada di lereng perbukitan,” singkatnya.

“Semoga kedepan nya, Haluan Riau dapat memberikan Haluan bagi masyarakat Riau. Berikan informasi yang dapat mengedukasi orang banyak,” pesan Bachtiar yang diiringi suara takbir.

Sementara itu, Pimpinan Perusahaan Haluan Riau, Jeffry mengatakan agenda tersebut merupakan rangkaian rutinitas untuk meningkatkan rasa sosial sesama umat. Dan tak luput juga merupakan rangkaian HUT Haluan Riau ke 19.

“Kita juga berterimakasih ke Pak ustad dan adik-adik semua, karena sudah menerima kami disini. Ya semoga ini semua menjadi keberkahan bagi kita,” ucap Jeffry.

Dan juga, Pemimpin Redaksi Haluan Riau, Doni Rahim, akan datang kembali ke Yayasan Al-Fath tersebut. Kedatangan itu, kata Doni, akan memberikan pelatihan atau workshop tentang tata cara penulisan yang baik dan benar.

Ini karena, Doni melihat anak-anak dilingkungan Yayasan Al-Fath memiliki bakat untuk di kembangkan menjadi penulis.

“Kedepan nya, mungkin kami akan memberikan pembelajaran bagi adik-adik yang disini, bagaimana cara penulisan, proses pembuatan berita hingga diterbitkan,” singkat Doni.

Langkah itu, sebut Doni, merupakan sebuah rasa kepedulian terhadap Yayasan Al-Fath. Lantaran, saat ini dunia pekerjaan masih membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempunyai bakat dalam menulis. (hrc/hio)