Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Riau menyelenggarakan Rakerwil Tahun 2026 dengan mengusung tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Hidayatullah Mandiri dan Berpengaruh” digelar di Kota Pekanbaru yang dibuka pada Sabtu, 19 Syaban 1447(7/2/2026).
Suheri menekankan, forum Rakerwil ini ruang strategis yang mempertemukan seluruh unsur kepengurusan wilayah dan daerah guna membahas arah kebijakan serta program kerja organisasi dalam satu tahun ke depan.
Suheri Abdullah menyampaikan bahwa Rakerwil memiliki fungsi penting dalam memperkuat arah gerak organisasi. Forum ini digunakan untuk menyusun program kerja secara terstruktur, dengan mempertimbangkan kondisi, tantangan, dan kebutuhan umat, khususnya yang berada di wilayah Provinsi Riau. Menurutnya, perumusan program dilakukan secara menyeluruh agar dapat menjawab kebutuhan riil yang dihadapi anggota, jamaah, dan masyarakat.
Suheri menjelaskan bahwa Rakerwil ini juga momentum strategis untuk melakukan konsolidasi jati diri organisasi sekaligus mendorong proses transformasi internal. Ia menyebutkan bahwa melalui forum ini, Hidayatullah Riau diarahkan menuju penguatan kemandirian dan peningkatan peran organisasi dalam ruang sosial yang lebih luas.
Salah satu isu utama yang menjadi perhatian dalam Rakerwil Tahun 2026 adalah penguatan kemandirian ekonomi anggota dan jamaah Hidayatullah.
“Selain itu, Rakerwil Riau juga membahas langkah-langkah konkret dalam membangun kerja sama yang lebih erat dengan pemerintah serta berbagai lembaga lain yang dinilai memiliki peran strategis dalam pembangunan masyarakat,” katanya.
Suheri menyampaikan bahwa fokus penguatan ekonomi anggota dan jamaah menjadi bagian penting dari pembahasan Rakerwil. Ia juga menekankan perlunya membangun kolaborasi lintas sektor agar program-program yang dijalankan Hidayatullah dapat memberikan kontribusi langsung dan terukur bagi masyarakat.
Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan dan efektivitas program organisasi. Lebih lanjut, Suheri berharap Rakerwil dapat menumbuhkan kesamaan semangat dan visi di seluruh elemen Hidayatullah Riau.
“Dengan keselarasan langkah, seluruh potensi internal dan eksternal organisasi, serta potensi masyarakat di lingkungan sekitar, diharapkan dapat terlibat aktif dalam berbagai bidang, termasuk pembangunan ekonomi, dakwah sosial, dan pendidikan,” katanya.
Rakerwil DPW Hidayatullah Riau Tahun 2026 turut dihadiri oleh utusan Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah. Dalam kegiatan tersebut, DPP Hidayatullah diwakili oleh Ketua Departemen Koperasi dan Kewirausahaan Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah, Saiful Anwar, SE, ME. Saiful hadir untuk membuka secara resmi pelaksanaan Rakerwil sekaligus menyampaikan arahan kepada peserta.
Dalam arahannya, Saiful Anwar menyampaikan pesan agar para dai Hidayatullah hendaknya senantiasa hadir di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran dai dalam memberikan pencerahan dan menjalankan fungsi strategis sesuai dengan konteks sosial yang dihadapi.
Selain unsur internal organisasi, Rakerwil ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam. Di antaranya berasal dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), DDI Al-Washliyah, Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dari internal Hidayatullah, hadir jajaran Dewan Murobbi Wilayah Riau, Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah, Pemuda Hidayatullah, serta seluruh Dewan Pimpinan Daerah Hidayatullah se-Provinsi Riau.
